-->

Manfaat Asi Dari Anti Diare Sampai Anti Hiv

Manfaat ASI  Dari Anti Diare Hingga Anti HIV - Ibu yang ingin menawarkan air susu ibu (ASI) bagi bayi mereka maka disarankan semoga tak mengakhirinya sehabis usia langsung terlewati. Jika bisa diusahakan tetap memberikannya lebih dari umur 6 bulan lantaran menawarkan ASI ke bayi tak cuma memiliki efek jangka pendek, tetapi manfaat jangka panjang pun ada. Manfaat ASI tak cuma bagi bayi sekaligus ibu saja, namun juga bagi keluarga.
Si kecil yang diberikan ASI akan terjauhkan dari aneka macam serangan penyakit. Sebagai manfaat jangka pendek, bayi akan terbebas dari ancaman terkena mencret yang umum dialami bayi. Jika bayi diberikan susu formula, ada sebagian bayi yang tak cocok pencernaannya sehingga berakhir dengan diare. Kecuali itu menawarkan ASI pada bayi pun akan menghindarkan dari obesitas baik untuk ibu ataupun si kecil. Bagi ibu, kalori yang ada dalam badan digunakan untuk menyusui.

Selain itu aktifitas menyusui bagi ibu pun akan melindunginya dari timbulnya kanker payudara dan kanker ovarium. Itu ialah laba jangka panjang yang bisa diperoleh oleh ibu menyusui. Sementara manfaat ASI bagi keluarga ialah memangkas belanja susu formula, yang bisa digunakan untuk belanja kebutuhan keluarga lainnya. Sementara keuntungannya untuk bangsa dan negara, dengan minum ASI maka akan dihasilkan generasi penerus bangsa dengan kepandaian yang tinggi berkat pinjaman ASI.

Sebuah penelitian lain menunjukkan bahwa aktifitas pinjaman ASI bisa menurunkan kans terkena penyakit Rheumatoid Arthritis atau rematik pada ibu. Hasil riset tersebut pun menandakan bahwa wanita yang tak menyusui bayinya malah akan meningkatkan resiko terkena rematik ketimbang wanita yang menyusui. Makin usang seorang wanita menyusui maka makin menurun juga peluang menderita rematik.

Berdasarkan sebuah studi yang pernah dilakukan, balita yang diberikan ASI akan menunjukkan kemajuan akademik yang lebih cantik ketika berumur 5 tahun ketimbang rekan sekelasnya yang diberikan susu formula. Anak dengan pinjaman ASI lebih usang ternyata memiliki prestasi paling baik dari keseluruhan bawah umur yang diteliti. Para peneliti menyebutkan bahwa kandungan asam lemak esensial pada ASI akan memfasilitasi perkembangan kognitif, sementara bayi yang tidak memperoleh asupan ASI lebih rawan terkena abses yang bisa menghambat perkembangan kecerdasan kognitifnya.

Makin menarik lagi dari hasil sebuah penelitian bahwa protein yang terkandung dalam ASI bisa menangkal bayi dari terkena virus HIV dari ibu penderita AIDS. Berdasarkan hasil penelitian itu, protein itu ialah Tenascin-C atau disingkat TNC yang bisa membendung agresifitas sel HIV dan selanjutnya menjaga bayi semoga tak terjangkiti virus HIV yang berasal dari sang ibu.

Setelah mengetahui manfaat ASI yang begitu besar, anda sebagai seorang ibu tentu tak akan melewatkan sehari pun untuk tidak menawarkan bayi anda ASI secara ekslusif.
LihatTutupKomentar