-->

Pengaruh Kondisi Geografis bagi Kehidupan Manusia, Kelas 6, Tema 1, Pembelajaran 5

Sebagian besar kawasan Asia Tenggara beriklim tropis dengan curah hujan tinggi dan suhu udara panas. Hutan tropisnya kaya akan flora dan fauna. Hutan menghasilkan kayu dan rotan. Hanya Myanmar bagian utara yang beriklim subtropis. Hampir semua negara di kawasan Asia Tenggara memiliki wilayah laut. Laut banyak memberikan manfaat terkait sumber daya alam, yaitu: ikan dan hasil laut lainnya, jalur transportasi air, objek wisata, dan bahan tambang, seperti minyak dan gas bumi.

Hutan tropis di sebagian besar wilayah Asia Tenggara menghasilkan kayu yang sangat bermanfaat bagi penduduknya. Sebagian dari mereka memanfaatkan kayu untuk dibuat patung.  Patung adalah seni pahat dan ukiran berbentuk tiga dimensi yang biasanya menggunakan media batu atau kayu. Patung kebanyakan mendapat pengaruh dari kebudayaan Hindu. Patung Nusantara banyak diminati masyarakat dunia. Tradisi pembuatan patung diperkirakan sudah ada sejak zaman pra sejarah yaitu pada masa neolitikum. Pada saat itu manusia mempercayai bahwa ada kekuatan lain yang ada di kehidupan lain yaitu alam roh. Dan keyakinan tersebut menempati aspek yang sangat penting sehingga dilakukan penghormatan khusus kepada roh leluhur dengan ritual dan simbol tertentu. Sampai saat ini seni patung telah mengalami perkembangan yang pesat. Awalnya, fungsi dari seni patung hanya bersifat magis dan ritual. Namun, kini patung hanya berfungsi sebagai hiasan. Seni ini merupakan kesenian yang dikenal oleh berbagai masyarakat di Nusantara. Terlihat dari banyaknya patung dengan pahatan motif yang memberikan ciri tersendiri akan kesenian masing-masing daerah. Misalnya, pada ukiran kayu motif Pajajaran, Majapahit, Mataram, Pekalongan, Bali, Jepara, Madura, Cirebon, Surakarta, Yogyakarta, dan berbagai macam motif dari luar jawa. Nah dari uraian singkat tersebut kita tahu bahwa ternyata tumbuhan memberikan manfaat bukan hanya sebagai bahan makanan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kesenian.

Berbicara tentang manfaat tumbuhan. Kita mengenal ada tanaman bawang merah dan jahe. Bawang merah dan jahe banyak dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Kedua tanaman tersebut memiliki manfaat selain sebagai bumbu, juga dijadikan sebagai obat.

Bawang merah memiliki warna kulit ungu kemerahan dan daging berwarna putih berbentuk seperti cincin. Bawang merah merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai bumbu masakan bahkan hampir di setiap bagian dunia. Manfaat bawang merah diantaranya;
  • Mengurangi kolesterol
  • Mengurangi peradangan
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Detoksifikasi tubuh
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mencegah kanker
  • Menyembuhkan asma dan
  • mengobati infeksi
Sedangkan jahe adalah tanaman yang berasal dari Asia Tenggara yang memiliki aroma khas. Jahe adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat.

Manfaat jahe bagi kesehatan

1. Mengatasi masalah pencernaan
Jahe menjadi salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan. Jahe juga disebut sebagai carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan.

2. Mengurangi mual
Jahe dapat juga digunakan untu meredakan mual. Kita dapat memakan jahe secara mentah atau menjadikanya minuman, jahe dalam bentuk permen juga dapat bekerja dengan baik terutama dalam mengatasi mual yang diderita ibu hamil.

3. Mengurangi rasa sakit
Sebuah penelitian di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi sakit-sakit otot yang diakibatkan oleh berolahraga hingga 25%. Jahe juga dapat mengurangi sakit akibat dysmenorrhea, rasa sakit pada saat menstruasi. Dalam suatu penelitian, disebutkan bahwa 60% wanita merasa rasa sakit yang dikarenakan oleh menstruasi berkurang setelah mengonsumsi jahe.

4. Membantu detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit
Jahe merupakan salah satu jenis makanan yang disebut diaphoretic, ini berarti jahe memicu keluarnya keringat. Pengeluaran keringat bermanfaat bagi Anda terutama saat Anda sedang demam atau flu. Selain membantu proses detoksifikasi, berkeringat juga ternyata dapat melindungi kita dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Para ahli meneliti sejenis protein yang disebut dermicidin, diproduksi pada kelenjar keringat dan berfungsi melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, staphylococcus aureus, serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit.

5. Melindungi dari kanker
Manfaat jahe untuk mencegah kanker mungkin belum banyak diketahui. Salah satu komponen jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. 

Peneliti yang sama kemudian menguji apakah selain mencegah pembentukan tumor, gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.

6. Anti peradangan
Gingerol ternyata juga bersifat anti-inflamatori. Hal ini menjelaskan mengapa mereka yang menderita penyakit persendian seperti osteoarthritis dan rematik melaporkan berkurangnya rasa sakit setelah mengonsumsi jahe secara teratur. Mengonsumsi jahe tidak hanya mengurangi rasa sakit tetapi juga mengurangi pembengkakan pada bagian yang sakit. Jahe diperkirakan dapat menghambat komponen yang berperan dalam proses inflamatori dalam tubuh seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leukosit.
Sekarang perhatikan tabel dibawah ini. Berikut adalah data pembeli kedua tanaman tersebut di sebuah pasar.
TahunPembeli JahePembeli bawang merah
2016 2.1729.542
2017 2.54111.946
1. Berapa jumlah keseluruhan pembeli di tahun 2016?
Alternatif jawaban;
2.172 + 9.542 = 11.714

2. Berapa lebihnya jumlah keseluruhan pembeli di tahun 2017 dari jumlah keseluruhan pembeli di tahun 2016?
Alternatif jawaban;
Jumlah keseluruhan pembeli di tahun 2017 adalah 2.541 + 11.946 = 14.487
Jumlah keseluruhan pembeli di tahun 2016 adalah 2.172 + 9.542 = 11.714
= 14.487 - 11.714
= 2.773

3. Sekitar berapa kalinya jumlah pembeli jahe dari jumlah pembeli bawang merah di tahun 2017?
Jumlah pembeli jahe = 2.172 + 2.541 = 4.713 = 5.000
Jumlah pembeli bawang merah = 9.542 + 11.946 = 21.488 = 21.000
Jumlah pembeli jahe dari jumlah pembeli bawang di tahun 2017 diperkirakan 4 kalinya.

Sekarang perhatikan tabel dibawah ini. Berikut adalah hasil produksi bawang merah di Kabupaten Gorontalo.
TahunProduksi Bawang Merah
2005 112.000
2006 100.000
2007 125.000
2008 92.000
2009 122.000
2010 39.000
2011 54.000
2012 53.000
Jawablah pertanyaan berikut.
1. Urutkan tahun produksi bawang merah berdasarkan jumlah produksi yang paling banyak.
Jawaban;
125.000, 122.000, 112.000, 100.000, 92.000, 54.000, 53.000, 39.000

2. Jumlahkan produksi bawang merah mulai dari urutan ke-1 sampai ke-4.
Jawaban;
125.000 + 122.000 + 112.000 + 100.000 = 459.000

3. Berapa selisih jumlah produksi bawang merah di tahun 2010 dari produksi di tahun 2007?
Jawaban;
Produksi tahun 2010 = 39.000
Produksi tahun 2007 = 125.000
= 125.000 - 39.000
= 86.000

Tumbuhan memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Selain dapat digunakan sebagai bahan bumbu dapur dan obat-obatan, bawang merah juga dapat memberikan kesejahteraan bagi petaninya.
LihatTutupKomentar